Dalam rangka memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947, layanan operasional di beberapa pelabuhan utama akan ditutup sementara. Kebijakan ini diambil untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan perayaan Nyepi di wilayah Bali dan sekitarnya.
Menurut jadwal yang telah diumumkan, penutupan akan berlangsung di dua pelabuhan utama, yaitu Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Padangbai, dengan waktu yang berbeda. Pelabuhan Lembar akan ditutup mulai 28 Maret 2025 pukul 23.00 WITA hingga 30 Maret 2025 pukul 01.00 WITA, sementara Pelabuhan Padangbai akan berhenti beroperasi dari 29 Maret 2025 pukul 04.00 WITA hingga 30 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.
Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan melalui jalur laut diimbau untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan mereka agar tidak terdampak oleh penutupan ini. Selain itu, pihak berwenang telah memberikan sosialisasi lebih lanjut kepada para pengguna jasa pelabuhan guna memastikan kelancaran penyesuaian jadwal perjalanan.
Nyepi merupakan hari raya umat Hindu yang diperingati dengan tapa brata penyepian, di mana seluruh aktivitas dihentikan sementara, termasuk transportasi laut, udara, dan darat di wilayah tertentu. Penutupan pelabuhan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Nyepi dengan tertib dan penuh rasa hormat.
Pihak otoritas pelabuhan juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan tidak ada gangguan selama masa penutupan berlangsung. Dengan adanya pemberitahuan lebih awal, diharapkan pengguna jasa transportasi laut dapat melakukan persiapan matang untuk menghindari kendala selama periode Nyepi.
Selain transportasi laut, sejumlah layanan publik lainnya di Bali juga akan mengalami penyesuaian operasional selama Nyepi, termasuk bandara dan jalan raya yang akan ditutup sementara. Langkah ini sejalan dengan tradisi dan kearifan lokal yang telah berlangsung turun-temurun.
Masyarakat diimbau untuk mencatat jadwal penutupan pelabuhan ini dengan baik dan merencanakan perjalanan mereka sebelum atau setelah Nyepi guna menghindari keterlambatan atau kendala lainnya. Semua pihak diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan menghormati perayaan Nyepi sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dijaga.
Dengan adanya informasi ini, diharapkan perayaan Nyepi dapat berlangsung dengan khidmat, damai, dan tertib, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Sumber: instagram – @infodenpasar



















